Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Marwan Cik Asan Tekankan Persatuan sebagai Modal Pembangunan

Lampung—PS. Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia kembali melanjutkan upaya membumikan nilai-nilai kebangsaan melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II Tahap IV. Kegiatan ini digelar di Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (11 Maret 2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, pemuda, hingga perangkat desa. Suasana kegiatan berlangsung dialogis dan partisipatif, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memahami serta mendiskusikan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Anggota MPR/DPR RI Dapil Lampung II, Marwan Cik Asan, dalam pemaparannya menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan landasan penting dalam menjaga persatuan bangsa, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Empat Pilar bukan sekadar konsep, melainkan nilai hidup yang harus terus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari daerah seperti Abung Pekurun inilah semangat kebangsaan Indonesia dirawat dan diperkuat,” ujar Marwan yang juga Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

Ia menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi dan politik, tetapi juga dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, yang terkadang memicu polarisasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penguatan pemahaman kebangsaan di tingkat masyarakat menjadi semakin penting.

Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi ekonomi dan moneter, Marwan juga mengaitkan erat antara persatuan nasional dan agenda pembangunan. Menurutnya, stabilitas sosial dan kohesi kebangsaan merupakan prasyarat penting bagi terciptanya pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Pembangunan ekonomi yang kuat membutuhkan persatuan masyarakat. Persatuan adalah modal sosial terbesar bangsa, dan Empat Pilar menjadi penopang utama dalam menjaga keutuhan bangsa,” katanya.

Dalam sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah perubahan budaya, perkembangan teknologi digital, serta dinamika kehidupan politik di masyarakat. Para tokoh masyarakat juga menekankan pentingnya kearifan lokal dan keteladanan pemimpin dalam merawat nilai-nilai kebangsaan di tingkat desa.

Menanggapi hal tersebut, Marwan menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Demokrasi yang sehat harus berpijak pada nilai kebangsaan dan aspirasi rakyat. Semua masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan bagian dari advokasi kami di tingkat pusat,” ujarnya.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Dapil Lampung II Tahap IV di Kecamatan Abung Pekurun ini, MPR RI kembali meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kesadaran kebangsaan di seluruh lapisan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, Empat Pilar diharapkan tetap menjadi pedoman bersama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi penyerapan aspirasi masyarakat Kecamatan Abung Pekurun yang disampaikan secara langsung kepada Marwan Cik Asan untuk diperjuangkan di tingkat nasional. ams () **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *